Keraton Kasunanan Solo mengadakan upacara adat Mahesa Lawung, Senin
(8/2) pagi. Upacara adat, dilaksanakan di Alas Krendhawananan, Kecamatan
Gindangrejo, Kabupaten Karanganyar.
Sebelum dibawa kesana, sejumlah ubo rampe upacara adat, salah satunya
kepala kerbau yang dibungkus kain kafan diletakan di kawasan
Sitihinggil Keraton Kasunanan, untuk di doakan bersama.
Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Solo, Kanjeng
Pangeran Winarno Kusumo menerangkan, kerbau itu hanya simbol. Dimana
dengan upacara ini, diharapkan seorang manusia jauh dari kebodohan.
“Ingat pesen orangtua, Ojo Longa Longo koyo kerbau, itu artinya
seorang manusia tidak boleh bodho,” jelas Kanjeng Win sapaan akrabnya.
Nantinya, kepala kerbau tersebut di tanam bersama kotoran dan darah
kerbau. Upacara yang diikuti oleh ratusan abdi dalem dan sentono Keraton
ini sendiri, diadakan setiap hari ke 100 setelah 17 bulan Suro.
“Upacara ini sudah jaman Pakubuwono XII, dengan menggunakan penanggalan jawa, bukan penanggalan masehi,” katanya.
budaya

Gelar Mahesa Lawung Kubur Kepala Kerbau
budaya

0 Reviews:
Post Your Review