Babinsa Desa Kandangmas Serka Jumeno yang tau persis dengan kondisi wilayah.Dalam rangka
Satgas TMMD Reguler ke-98,ada tambahan pekerjaan fisik yaitu bedah rumah (RTLH).Salah satu di antaranya rumah Mbah Saginah.
Berkali-kali Mbah Saginah (70 th) mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Serka Jumeno saat bertandang ke rumahnya.
Warga Dukuh Skandang RT 01 Rw 01 Desa Kandangmas tersebut terkejut, ketika dibisiki bahwa dirinya termasuk warga yang mendapatkan program bedah rumah dari TNI melalui TMMD Reguler ke-98 di Desanya.
"Maturnuwun, maturnuwun sanget Pak, griyo kulo angsal bantuan bedah rumah, sepindah maleh kulo maturnuwun mugi-mugi panjenengan sedoyo bapak TNI pikantuk pawelasan saking Gusti Allah kang moho Agung," ucap Saginah girang.
Terlihat, kondisi rumah mbah Saginah sama memprihatinkan dengan warga lainya. Rumah Mbah Saginah juga minim fasilitas dan yang paling parah adalah kondisi atap yang tak pernah tersebuth perbaikan sejak pertama kali dibangun.
Dengan bedah rumah yang nantinya akan didapat, Mbah Saginah sudah membayangkan akan bisa lebih nyeyak tidur tanpa perlu khawatir setiap saat atap rumahnya akan roboh.
"Saniki sampun tenang, saderenge was-was menawi atap griyo kulo ambruk," tuturnya.
Satgas TMMD Reguler ke-98,ada tambahan pekerjaan fisik yaitu bedah rumah (RTLH).Salah satu di antaranya rumah Mbah Saginah.
Berkali-kali Mbah Saginah (70 th) mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Serka Jumeno saat bertandang ke rumahnya.
Warga Dukuh Skandang RT 01 Rw 01 Desa Kandangmas tersebut terkejut, ketika dibisiki bahwa dirinya termasuk warga yang mendapatkan program bedah rumah dari TNI melalui TMMD Reguler ke-98 di Desanya.
"Maturnuwun, maturnuwun sanget Pak, griyo kulo angsal bantuan bedah rumah, sepindah maleh kulo maturnuwun mugi-mugi panjenengan sedoyo bapak TNI pikantuk pawelasan saking Gusti Allah kang moho Agung," ucap Saginah girang.
Terlihat, kondisi rumah mbah Saginah sama memprihatinkan dengan warga lainya. Rumah Mbah Saginah juga minim fasilitas dan yang paling parah adalah kondisi atap yang tak pernah tersebuth perbaikan sejak pertama kali dibangun.
Dengan bedah rumah yang nantinya akan didapat, Mbah Saginah sudah membayangkan akan bisa lebih nyeyak tidur tanpa perlu khawatir setiap saat atap rumahnya akan roboh.
"Saniki sampun tenang, saderenge was-was menawi atap griyo kulo ambruk," tuturnya.


0 Reviews:
Post Your Review